Skip to main content

Berkahnya Makan Sahur

Bagi orang yang hendak melakukan puasa, ia disyariatkan untuk makan sahur. Hal itu sebagaimana  sabda Rasulullah saw:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَة
“Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095).

Imam An-Nawawi mengatakan:
“Para ulama bersepakat bahwa makan sahur hukumnya adalah sunnah tidak wajib, dan adapun keberkahan yang ada di dalamnya sudah sangat jelas, karena sahur dapat membantu agar kuat untuk berpuasa, dan memberikan semangat untuk melakukannya .”  (Syarh An-Nawawi ‘ala Muslim jilid 7 hal 206)

Adapun alasan kenapa disebut makan sahur adalah karena ia dilakukan di waktu sahur. Hal itu sebagaimana di jelaskan dalam kitab Lisan al-Arab,  kata sahur artinya adalah suatu makanan yang dimakan oleh seseorang atau minuman yang ia minum di akhir malam. Dan disebut sebagai sahur karena ia dimakan pada waktu sahur, yaitu di akhir malam.

Selain waktu sahur yang penuh berkah, Nabi Muhammad saw juga menjelaskan bahwa makan sahur merupakan pembeda antara puasa orang Islam dengan puasa ahli kitab. Beliau bersabda:

فَصْلُ مَا بَيْنَ صِيَامِنَا وَصِيَامِ أَهْلِ الْكِتَابِ ، أَكْلَةُ السَّحَرِ
“Perbedaan antara puasa kita dengan puasa ahli kitab (Yahudi dan Narani) adalah makan sahur.” (HR Muslim 1096)

Dalam hadits lain beliau bersabda:

إِنَّ اللهَ عَزَّ وَجَلَّ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ
“Sesungguhnya Allah swt dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat kepada orang-orang yang sahur.” (HR Ahmad 11086)

Dan disyariatkan juga bagi mereka yang makan sahur untuk memperbanyak istighfar. Hal itu Sebagaimana firman Allah swt:

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ (18)
“Dan pada akhir malam mereka memohon ampun (kepada Allah).” (Adz-Zariat [51]: 18)

Maka sudah sepantasnya seorang muslim untuk berusaha mengamalkan sunah Nabi nsaw yang mulia ini dan tidak menyepelekannya. Wallahu a’lam.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Arti 'Tsabat' ?

Tsabat (الثبات) berasal dari kata 'ثبت' yang berarti tetap, mantap dan stabil. Tsabat terhadap pendapat (الثبات على الرأي) berarti konsisten dalam pendirian. Sedang Tsabatnya pemahaman (ثبات المفاهيم) artinya pemahaman yang mantap lagi kokoh.    Allah swt banyak menyebutkan kata tsabat dalam Al Quran,  diantaranya Allah berfirman : (يُثَبِّتُ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِي الْآخِرَةِ) "Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat". [Surat Ibrahim 27] (يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ) "Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu." [Surat Muhammad 7]   Maka hakikatnya Tsabat merupakan nikmat yang diberikan oleh Allah swt, bagi mereka yang mau mengusahakannya. Oleh karenanya Rasulullah saw ...

Menjadi Al Quran Berjalan

         Seluruh umat Islam sepakat, bahwa Al quran merupakan panduan utama untuk mereka meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Namun tentunya hal itu tidak hanya menjadi ucapan belaka, butuh adanya realisasi nyata.  Maka kewajiban utama adalah menjadikan Al quran jalan hidup dan berjalan dengannya dalam segala aspek kehidupan. Ummul mu'minin Aisyah ra. pernah ditanya tentang bagaimana Akhlaq Rasulullah, beliau berkata :  ' كان خلقه القرآن ' "Akhlaq Rasulullah adalah Al Quran"     Jawaban yang singkat ini menyampaikan pada kita bahwasannya Rasulullah telah sampai pada tingkatan dimana segala bentuk gerak-gerik dalam kehidupan beliau senantiasa mencerminkan apa yang ada dalam Al Qur'an. Oleh karenyanya seringkali pula para sahabat menyebut beliau ibarat Al Quran yang berjalan. Tentunya hal ini tidak mengherankan karena beliaulah sang pembawa dan pengemban risalah. Namun pasti akan menjadi luar biasa bila seorang manusi...

Fitnah Akhir Zaman ( Bagian 2 )

    Setelah kita ketahui dari postingan sebelumnya, kapan Awal fitnah ini mulai, serta bagaimana permisalan Rasulullah terhadap fitnah itu, maka butuh kiranya kita memahami makna sesungguhnya fitnah itu sendiri.     Fitnah, apabila kita tinjau dari segi bahasa memiliki beberapa arti kata, diantaranya fitnah berarti ujian dan cobaan seperti yang tersebut dalam Al Quran " Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan "kami telah beriman" dan mereka tidak diuji ?" ( An Ankabut : 2 )     Fitnah bisa juga berarti pembakaran, Allah berfirman " (hari pembalasan itu ialah) pada hari (ketika) mereka diazab didalam api nereka" ( az zariyat: 13). atau juga berarti kelenjatan dunia atau kebaikan dan keburukannya " kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan" ( al anbiya' :35 ), atau bermakna juga pembunuhan " dan fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan " ( Al Baqoroh :191) atau fitna...